reaktor meruapakan salah satu mata kuliah inti dari jurusan teknik kimia dapat dikatakan kalau reaktor adalah jantungnya proses kimia. rancangan reaktor merupakan suatu tahap awal dalam rancangan proses secara keseluruhan.
desain reaktor kimia harus memenuhi kebutuhan berikut :
1. faktor kimia : kinetika reaksi, resident time, konversi reaksi.
2. faktor perpindahan massa : reaksi heterogen, laju reaksi dapat dikontrol dengan laju difusi jenis senyawa, daripada kinetika kimia.
3. perpindahan panas : pemisahan atau penambahan, panas reaksi.
4. faktor keamanan : reaktan dan produk berbahaya dan kontrol reaksi dan kondisi proses.
klasifikasi jenis reaktor :
1. jenis reaksi : batch atau kontinyu
2. fase : homogen atau heterogen
3. geometri reaktor :
a. arah aliran & cara pengontakan fase
b. stirred tank reaktor
c. tubular reaktor
d. packed bed, fixed and moving
e. fluidized bed
prosedur umum untuk merancang reaktor :
1. kumpulkan semua data kinetik dan termodinamika yang dibutuhkan reaktan dan reaksi samping. data ini akan dibutuhkan untuk laju reaksi pada range kondisi operasi tekanan, temperatur, laju alir dan konsentrasi katalis. data kinetik biasanya diperoleh dari laboratory dan pilot plant
2. kumpulkan data sifat fisik yang dibutuhkan untuk desain.
3. identifikasi mekanisme yang mengontrol laju : kinetika, massa atau perpindahan panas, pilih reaktor yang sesuai.
4. buat seleksi awal dari kondisi reaktor untuk memberikan konversi dan yield yang dibutuhkan.
5. ukuran reaktor dan perkirakan performancenya.
6. pilih material yang cocok untuk konstruksi
7. buat suhu desain mekanik awal untuk reaktor : vessel desain, heat transfer surface, internal dan susunan umum.
8. biaya desain, capital dan operasi, ulangi tahap 4 untuk optimasi desain.
dari beberapa summber buku